Lewati ke konten utama

Cara meng-crawl situs WordPress yang secara internal menggunakan domain berbeda dari URL publik

Cari tahu cara mengatasi masalah plugin WordPress saat situs WordPress menggunakan URL yang berbeda

Ditulis oleh Lucy

Saat menggunakan plugin WordPress Ahrefs, terkadang setelah menjalankan audit konten, Anda mungkin melihat hasil yang tidak lengkap atau kosong.

Hal ini kemungkinan terjadi karena situs web WordPress Anda menggunakan 2 URL yang berbeda: satu URL internal/staging, dan satu URL publik. Agar plugin dapat berfungsi, Anda mungkin perlu menerapkan pengaturan yang lebih advanced:


​Misalnya, URL situs staging adalah blog.ahrefs.com dan URL publiknya adalah ahrefs.com/blog/.

Untuk memastikan plugin menangkap halaman yang benar di situs web WordPress Anda, silakan tambahkan blok kode berikut ke file functions.php Anda (https://developer.wordpress.org/themes/basics/theme-functions/#what-is-functions-php) atau ke tema aktif Anda.

Anda perlu menentukan nama domain URL publik (pada contoh kami, yaitu 'ahrefs.com') dan URL publik situs (pada contoh kami, yaitu 'https://ahrefs.com/blog'). Jangan lupa mengganti kedua kolom ini dengan nama domain Anda dan URL publiknya:

// Ahrefs domain redirect begin.
define('REPLACEMENT_DOMAIN', 'ahrefs.com'); // public domain name.
define('REPLACEMENT_SITE_PATH', 'https://ahrefs.com/blog'); // public URL of site, without trailing slash.
add_filter( 'ahrefs_seo_post_url', function( $domain ) {
return rtrim( str_replace( home_url(), REPLACEMENT_SITE_PATH, $domain ), '/');
});
add_filter( 'ahrefs_seo_domain', function( $domain ) {
return REPLACEMENT_DOMAIN;
});
add_filter( 'ahrefs_seo_search_traffic_url', function( $domain ) {
return rtrim( str_replace( home_url(), REPLACEMENT_SITE_PATH, $domain ), '/');
} );
// Ahrefs domain redirect end.
Apakah pertanyaan Anda terjawab?